Sabtu, 12 Maret 2011

Petunjuk Pengambilan sampel dan analisa hasil pemeriksaan Gas darah (BLOOD GAS ANALISA)

BLOOD GAS ANALISA
Petunjuk Pengambilan sampel
dan analisa hasil pemeriksaan Gas darah


Pengambilan sampel :

Persiapan Alat :

  1. Disposibel 2, 5 CC
  2. Botol Infus
  3. Betadine
  4. Kapas
  5. Karet penutup
  6. Heparin Cair
  7. Blanko Pemeriksaan
  8. Duk Pengalas


Petunjuk Pengambilan :

  1. Lokasi pengambilan sampel :

Arteri Radialis, Brachialis, Inguinalis dan Dorsalis pedis

  1. Darah Yang diambil 2 cc ditambah 1 Strip
  2. Yang harus diisi dalam blanko pemeriksaan : Identitas pasien, Suhu tubuh pasien, Hb terakhir dan kalau pasien menggunakan oksigen catat jumlah O2 yang digunakan serta cara pemberiannya dan Jenis permintaan.


    Tekhnik Pengambilan :
    1. Bentangkan duk pengalas.
    2. Letakkan botol infus
    3. Tangan pasien diletakkan diatas botol infus, dengan sendi melipat kebelakang.
    4. Sedot heparin cair sebanyak 1 cc dan kmudian keluarkan. Heparin hanya membasahi dinding disposible. Tidak ada sisa o,1 cc dalam disposible, kecuali yang ada didalam jarum.
    5. Raba Nadi dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah.
    6. Pastikan tempat dari nadi yang diraba.
    7. Desinfeksi daerah tersebut
    8. Desinfeksi kedua jari
    9. Pegang disposible seperti memegang pensil.
    10. Raba kembali Nadi dengan menggunakan kedua yang telah didesinfeksi
    11. Tusukan jarum diantara kedsua jari dengan sudut 45 drajat mengarah ke jantung.
    12. Biarkan Darah sendiiri mengalir ke dalam jarum. Jangan diaspirasi.
    13. Cabut jarum dan tusukkan pada karet penutup.
    14. Tekan daerah penusukan dengan menggunakan kapas betadine selama 5 menit.
    15. Beri etiket dan bawa ke laboraotirum.


    Interprestasi hasil :

    • Yang terutama diperhatikan adalah :
      • Ph Darah    : 7,35 – 7,45
      • Pco2          : 35 - 45
      • BE             : -3 - +3
    • Lain – Lain sebagai tambahan :
      • PO2         : 80 – 104 mmHg
      • Saturasi    : Saturasi 97 – 98 %
      • BB           :
      • Hco3 -       : 21 - 25

    Cara Interprestasi :

    Ph :



                  (acidosis) Asam 7,35 - 7,45 Basa (Alkalosis)  




    PcO2 
       

            (Alkalosis) Basa 35 - 4 Asam (Acidosis)

    BE  
     

           (Acidosis) Asam -3 - +3 Basa (Alkalosis)

    Pco2 Menentukan : Respiratorik
    BE Menentukkan   : Metabolik

    Contoh :
    Hasil Pemeriksaan : Ph 7,20
    Pco2  : 50
    BE     : -2
    Berarti pasien mengalami : Acidosis respiratorik

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More