Minggu, 06 Maret 2011

ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DENGAN GANGGUAN HARGA DIRI RENDAH

KONSEP GANGGUAN HARGA DIRI
Gangguan harga diri adalah suatu keadaan dimana individu mengalami atau berisiko mengalami evaluasi diri yang negatif tentang kemampuan atau diri ( Carpenito, 1999). Harga diri merupakan satu dari empat komponen konsep diri. Gangguan konsep diri merupakan kategori diagnostik umum.

 
Batasan karakteristik gangguan harga diri: (Carpenitto)
- Pengungkapan diri negatif
- Ekpresi malu atau rasa bersalah
- Ekpresi diri sebagai seorang yang tidak dapat mengatasi suatu situasi
- Merasionalisasi penolakan
- Ketidakmampuan untuk menentukan tujuan
- Pemecahan masalah yang buruk
- Menunjukkan gejala depresi (ggn tidur, makan)
- Mencari jaminan secara berlebihan
- Perilaku penyalahgunaan diri
- Menolak mencoba situasi baru
- Mmengingkari masalah-masalah nyata
- Proyeksi rasa bersalah/ tanggung jawab terhadap masalah
- Merasionalisasikan kegagalan pribadi
- Hipersensivitas terhadap kritik ringan
- Penuh kata-kata yang muluk

 
Faktor-faktor yang berhubungan
Gangguan harga diri dapat merupakan kejadian episodik atau masalah kronis. Kegagalan untk memecahkan suatu masalah atau stress berurutan dapat menimbulkan harga diri rendah kronis. Faktor-faktor tersebut dapat terjadi sepanjang waktu.
Patofisiologi







Konsep perawatan
Pengkajian
- Kaji hal yang berhubungan tentang karakteristik atau identitas klien termasuk genogram
- Kaji tentang data umum serta pemeriksaan persistem
- Kaji tentang data mental termasuk skala depresi, kemampuan mental, tingkat kesadaran, tingkat ketergantungan serta riwayat perjalanan hidup klien.

 
2.4.2 Perencanaan keperawatan
1) Tujuan :
- Mengungkapkan perasaan dan pikiran menganai diri
- Mengidentifikasi atribut positif mengenai diri
- Dapat mengidentifikasi akibat gangguan harga diri

 
2) Tindakan
- Tetapka hubungan saling percaya perawat klien dengan cara
  • Dorong individu mengungkapkan perasaan
  • Dorong individu bertanya tentang masalah dan penanganan serta akibat jika hal itu tidak diatasi
  • Berikan informasi yang terpercaya dan perkuat informasi yang telah diberikan
  • Perjelas mengenai konsep harga diri, perawatan dan pemberi pelayanan perawatan
  • Hindari kritik negatif
  • Berikan privasi atau lingkungan aman
- Tingkatkan interaksi sosial
  • Hindari perlindungan berlebihan
  • Dorong gerakan
- Gali kekuatan dan sumber-sumber pada individu
- Diskusikan tentang realitas harapan dan alternatif
- Rujuk ke sumber -sumber koping yang lain.
- Beri dorongan terhadap aktivitas posistif yang telah dilakukan
- Bantu klien mengepresikan pikiran dan perasaan
- Dorong kunjungan / kontak dengan teman
- Menjadi model dalam interaksi
- Libatkan dalam aktivitas
- Jangan biarkan individu untuk mengisolasi diri
- Berikan batasan perilaku sesuai norma
Berikan pengembangan aktivitas sosial, ketrampilan dan kejuruan

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More