Senin, 04 April 2011

BAHAN MAKALAH SISTIM PENCATATAN DAN PELAPORAN KIA

http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com

A. Pengertian
Pengumpulan dan pengelolaan data kegiatan pokok dari PWS KIA yang dicatat perdesa dan kemudian dikumpulkan ditingkat puskesmas dan akan dilaporkan sesuai jenjang administrasi.
B. Jenis data
Data yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan PWS KIA adalah :
1. Data sasaran

  • Jumlah seluruh ibu hamil
  • Jumlah seluruh ibu bersalin
  • Jumlah seluruh bayi berusia kurang dari 1bulan (neonatal)
  • Jumlah seluruh bayi

2. Data pelayanan

  • Jumlah K1
  • Jumlah K2
  • Jumlah ibu hamil beresiko yang dirujuk oleh masyarakat
  • Jumlah ibu hamil beresiko yang dilayani oleh tenaga kesehatan
  • Jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga professional
  • Jumlah persalinan yang ditolong oleh dukun terlatih
  • Jumlah bayi berusia kurang dari 1bulan yang dilayani oleh tenaga kesehatan minimal 2 kali

C. Sumber data

Data sasaran sebaiknya berasal dari hasil pencacahan jiwa setempat. Bila angka tersebut tak tersedia atau diragukan,maka perkiraan jumlah sasaran dapat dihitung menurut rumus sesuai dengan indicator dalam PWS KIA. Yaitu :

  1. Akses pelayanan antenatal (cakupan K1)
    Indicator akses ini digunakan untuk mengetahui jangkauan pelayanan antenatal serta kemampuan program dalam menggerakkan masyarakat.
  2. Cakupan ibu hamil (cakupan K4)
    Dengan indicator ini dapat diketahui cakupan pelayanan antenatal secara lengkap (memenuhi standar pelayanan dan menepati waktu yang ditetapkan) yang menggambarkan tingkat perlindungan ibu hamil disuatu wilayah,disamping menggambarkan kemampuan manajemen ataupun kelangsungan program KIA.
  3. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan
    Dengan indicator ini dapat diperkirakan proporsi persailinan yang ditangani oleh tenaga kesehatan. Dan ini menggambarkan kemampuan managemen program KIA dalam pertolongan persalinan secara professional.
  4. Penjaringan (Deteksi) ibu hamil beresiko oleh masyarakat
    Dengan indicator ini dapat diukur tingkat kemampuan dan peran serta masyarakat dalam melakukan deteksi ibu hamil beresiko di suatu wilayah.
  5. Penjaringan (Deteksi) ibu hamil beresiko oleh tenaga kesehatan
    Dengan indicator ini dapat diperkirakan besarnya masalah yang dihadapi oleh program KIA dan harus ditindak lanjuti dengan intervensi secara intensif.
  6. Cakupan pelayanan neonatal (KN) oleh tenaga kesehatan
    Dengan indicator dapat diketahui jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan neonatal.
    kunjungan minimal dua kali dengan ketentuan :
  • kunjungan pertama kali pada hari pertama sampai hari ketuju
  • kunjungan kedua kali pada hari kedelapan sampai dengan hari kedua puluh delapan
  • Data pelayanan pada umumnya berasal dari :
  • register kohort ibu dan bayi
  • laporan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan dan dukun bayi
  • laporan dari dokter/bidan praktek swasta
  • laporan dari fasilitas pelayanan selain puskesmas yang berada di wilayah puskesmas


D. PROSES PENERAPAN PWS KIA
Proses yang perlu dilakukan dalam penerapan PWS KIA dimulai dengan langkah – langkah persiapan,pelaksanaan, & diikutindengan kegiatan yang berkelanjutan.


a. Persiapan
Kegiatan yang perlu dilakukan dalam tahap persiapan ini adalah:
1. Pertemuan ditingkat propinsi
Pertemuan ini merupakan pertemuan persiapan dan dapat berupa rangkaian pertemuan dengan tujuan yang saling melengkapi yaiti untuk :


o Menyamakan persepsi mengenai PWS KIA
o Pelatihan pelatih
o Merencanakan pelatihan tingkat kabupaten dan puskesmas
o Merencanakan siapa yang akan dilatih
o Menentukan kebijaksanaan propinsi dalam pelaksanaan PWS KIA
o Menyusun mekanisme pemantauan kegiatan,dll


Pihak yang terlibat meliputi :
a). Kantor Wilayah Kesehatan
o Kepala Bidang PKPP
o Kepala Bidang Yankesmas
o Kepala Bidang PPTK
o Kepala Seksi Gizi / Kesehatan Keluarga
o Kepala Seksi Puskesmas
o Kepala Seksi Rujukan
o Kepala Seksi Epidemiologi


b). Dinas Kesehatan Tingkat I
o Kepala Subdinas KIA
o Kepala Subdinas Pemulihan
o Kepala Subdinas P2
o Kepala Subdinas PKM
o Kepala Seksi Ibu dan Anak
o Kepala Seksi Puskesmas
o Kepala Seksi RS
o Kepala Seksi Imunisasi
o Kepala Sub Bagian Perencanaan


b. Pemantauan
Pemantauan Kegiatan PWS KIA dapat dilakukan melalui laporan dan supervise, yaitu :
1. Tingkat Kabupaten
• Laporan Puskesmas
• Laporan RS
• Laporan Swasta
• Supervisi chectlist
2. Tingkat Puskesmas
• Sarana Pencatatan ( buku register, dll )
• Laporan Swasta
• Kunjungan ke desa yang rawan


c. Pelaporan
Data dari tingkat Puskesmas dikumpulkan dan kemudian diolah. Hasilnya dimasukkan ke dalam format 1 seperti terlihat di bawah ini.
Format 1 merupakan rekapitulasi cakupan ( indicator PWS KIA) dari tiap desa, yang juga berfungsi sebagai laporan untuk dikirimkan ke Dinas Kesehatan Dati II. Laporan ini dikirimkan setiap bulan, selambat – lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya.
Dinas kesehatan Dati II membuat rekapitulasi laporan Puskesmas ( Format 1) dengan menggunakan Format 2, untuk dikirimkan ke provinsi selambat – lambatnya tanggal 25 bulan berikutnya.
Selanjutnya, provinsi membuat rekapitulasi laporan Kabupaten dalam Format 3, untuk dikirimkan ke Pusat. Laporan ini dikirimkan ke Pusat setiap Triwulan, paling lambat satu bulan setelah triwulan tersebut berakhir.
Bagan ALur Data Pelayanan KIA Untuk PWS – KIA Di Tingkat Puskesmas
Cara Mendapatkan Data :

  • Ibu Hamil
  • Persalinan
  • Neonatal


KADER
K1 – K2
DUKUN
TERLATIH
TENAGA KESEHATAN
DUKUN TAK TERLATIH
Catatan : BILA YANG DIPAKAI REGISTER KOHORT IBU, MAKA IKHTISAR PERSALINAN MASUK PULA REGISTER KOHORT IBU
DAFTAR PUSTAKA
v Departemen Kesehatan RI, Jakarta 1998, PEDOMAN PEMANTAUAN WILAYAH SETEMPAT KESEHATAN IBU DAN ANAK ( PWS – KIA )
SISTIM PENCATATAN DAN PELAPORAN KIA
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manageman dan Organisasi
REKAPITULASI HASIL KEGIATAN KIA BULANAN
PUSKESMAS :
BULAN :
1. Jumlah bidan desa / bidan puskesmas :
2. Jumlah kelahiran bulan ini :
3. Jumlah kematian ibu bulan ini :
4. Jumlah kematian neonatal bulan ini :
5. Jumlah kematian bayi bulan ini :
6. Jumlsh kematian balita bualn ini :
KETERPADUAN SASARAN :
1. Ibu hamil :
2. Ibu bersalin / nifas :
3. Neonatus ( 0 – 28 hari) :
4. Bayi ( 0 – 12 bulan ) :
5. Anak Balita ( 1 – 5 tahun ) :
A. PELAYANAN IBU HAMIL BULAN INI
1. Akses ( K1 HB ) :
2. K1 :
3. K2 :
4. K3 :
5. K4 :
6. Fe 1 :
7. Fe 2 :
8. Fe 3 :
9. TT 1 :
10. TT 2 :
11. TT 3 :
12. TT 4 :
13. TT 5 :
14. Penjaringan resti oleh Nakes :
15. Penjaringan resti oleh masyarakat :
16. Jumlah rujukan :
- Ke Puskesmas :
- Ke Rumah Sakit :
17. Jumlah ibu hamil yang mendapat kapsul :
Yodium
18. Bumil Baru dengan HB < 8 gram :
19. Jumalh Bumil Basr dengan Lila < 23,5 :
B. PELAYANAN IBU HAMIL KEGUGURAN :
1. Jumlah ibu hamil dengan keguguran :
2. Jumlah keguguran aman :
3. Jumlah keguguran dengan komplikasi :
4. Jumlah persalinan Imaturus :
C. PELAYANAN IBU BERSALIN :
1. Jumlah kelahiran bulan ini :
• Hidup :
• Mati :
• Laki – laki :
• Perempuan :
• BBLR ( < 2500 gr) :
• 2500 – 3000 gr :
• > 3000 gr :
2. Jumlah Persalinan :
Persalinan ditolong oleh :
• Dokter :
• Bidan :
• Bidan desa :
• Dukun terlatih :
• Dukun tidak terlatih :
3. Jumlah rujukan :
• RS Swasta :
• Ke RSU :
• Ke Puskesmas :
4. Jumlah kematian maternal :
• Ditolong nakes :
• Ditolong oleh dukun :
5. Penyebab kematian :
• Perdarahan :
• Toksemia :
• Infeksi :
• Lain – lain :
D. PELAYANAN NIFAS :
1. Jumlah pemeriksaan bufas bulan ini :
• Jumlah bufas normal :
• Jumlah bufas dengan komplikasi :
2. Jumlah bufas yang mendapat Fe bin ini :
3. Jumlah bufas yang mendapat Vit A :
4. Jumlah ASI Eksklusif :
E. PELAYANAN NEONATUS :
1. Kunjungan Neonatal I ( < 7 Hr) bulan ini :
2. Neonatal ( < 7 hr) yang mendapat HB I :
3. Kunjungan Neonatal II ( 7-28 hr) :
4. Jumlah kematian Neonatal :
5. Penyebab kematian :
F. PELAYANAN BAYI / BALITA :
1. Jumlah bayi yang mendapatkan :
• BCG
• DPT I / II / III :
• Polio I / II / III / IV :
• Campak :
• Hepatitis B I / II / III :
2. Jumlah kematian bayi :
3. Penyebab :
4. Jumlah kematian anak :
5. Penyebab :
6. Jumlah kematian ibu :
7. Penyebab :
G. PELAYANAN BAGI PUS :
1. Jumlah PUS bulan ini :
2. Jumlah peserta KB aktif ( CU ) :
3. Peserta KB baru :
• Kondom / Pil / Suntik / IUD :
• MOP / MOW :
• Implant :
• Kombinasi :
• Rujukan :
H. LAIN – LAIN :
1. Jumlah dukun yang ada :
• Terlatih :
• Tidak terlatih :
2. Jumlah KPKIA bulan ini :
3. Jumlah KPKIA yang dibina bulan ini :
4. Jumlah TK yang ada :
• Jumlah TK :
• Jumlah murid TK :
• Jumlah guru TK :
• Jumlah guru TK yang sudah dilatih :
UKTK
• Jumlah TK yang dikunjungi dan :
dibina bulan ini
5. Buku KIA :
• Jumlah buku bulan ini :
• Dibagikan :
• Sisa :
6. Jumlah remaja :
• Umur 14 s/d 19 th :
• Jumlah kelompok remaja :
• Ada / tidak kegiatan :
( sebutkan jenis kegiatan)
MENGETAHUI
KEPALA PUSKESMAS YANG MEMBUAT LAPORAN
……………………………… …………………………………………
NIP………………………… NIP……………………………………

 

http://midwiferyarticle.blogspot.com/2009/12/pws-kia.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More